BeritaBulelengDaerahOlahraga
Trending

Final Porprov Bali, Target Kontingen Futsal Buleleng

SINGARAJA, jarrakposbali.com Kontingen Futsal Buleleng ditarget menembus final Porprov Bali.

Kontingen Futsal Buleleng dititipkan harapan yang cukup tinggi oleh Askab PSSI Buleleng, yakni harus mampu masuk ke babak final.

Hal ini bukan tanpa alasan melainkan karena Porprov 2019 di Tabanan, Buleleng berhasil masuk ke babak final dan meraih medali perak.

Harapan ini disampaikan Ketua Umum Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa; dalam pelepasan Kontingen Futsal Buleleng untuk Porprov Bali 2022 pada hari Selasa, 27 September 2022 sore.

Tampak seluruh pemain, ofisial, dan sejumlah Exco PSSI Buleleng juga hadir dalam pelepasan tersebut.

“Dulu kita berhasil perunggu, lalu 2019 kita berhasil bawa pulang perak,” ungkapnya dalam pelepasan di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng.

“Jadi target kami tahun ini kembali masuk final. Minimal meraih medali perak,” tegasnya.

Gede Suyasa meminta agar para pemain futsal ini mampu meningkatkan kemampuan mereka, terutama pada mental bertanding.

Maka tim futsal Buleleng membutuhkan latihan tanding yang intens, sehingga mereka diharapkan juga mampu mempertahankan prestasi yang pernah diraih.

Rencananya tim akan melakukan pertandingan uji coba di Surabaya pada Kamis, 29 September 2022, yang akan dilanjutkan dengan try in melawan beberapa tim futsal di Bali, sebagai sparing partner.

“Saya ingatkan agar pemain menggunakan try out sebagai ajang untuk mematangkan diri, skill, mental, dan soliditas tim,” ucap Suyasa.

“Setelah try out kami juga akan mencari tim-tim yang bisa menjadi sparing partner kami,” kata Suyasa yang juga Sekda Buleleng itu.

Persaingan merata

Sementara itu, Pelatih Kontingen Futsal Buleleng, I Dewa Gede Rai Wisnu Putra; mengaku optimis bisa memenuhi target, yakni masuk final.

Menurutnya persaingan cabor futsal selama ini didominasi oleh tiga daerah, yakni Badung, Denpasar, dan Buleleng.

Kini dengan pembatasan usia pemain menjadi U-20, ia menyebutkan bahwa persaingan akan merata.

Selain itu, Dewa Rai mengungkapkan bahwa persiapan atlet dari sisi fisik dan teknik sebenarnya cukup matang.

Namun, ia juga mengatakan bahwa saat ini hanya mental pemain saja yang masih perlu diasah karena kompetisi futsal dalam dua tahun terakhir yang sangat jarang.

“Selama pandemi kompetisi jarang. Jadi mereka tidak ada kesempatan bertanding. PR kami adalah menyiapkan mental mereka dan menambah pengalaman bertanding,” katanya.

Bawa 12 atlet

Sekadar informasi, Kontingen Futsal Buleleng memboyong 12 orang atlet, yakni Putu Dwipayana, Kadek Agus Adi Suardika, Danil, Komang Sydney Roy Kertayasa, dan Gede Angga Permadi Yasa.

Lalu Putu Satya Paramarta, Nova Hanafi, Putu Agus Ryananda Pramastha, I Putu Krisna Darma Putra, I Gede Herry Wiriawan, Anip Andani, dan M. Irhamka Badriatul Huda.

Bersama mereka, ada juga empat orang ofisial, yaitu I Wayan Tingkes Yasa sebagai manajer, dan I Dewa Gede Rai Wisnu Putra sebagai pelatih.

Kemudian I Dewa Gede Raka Suparta sebagai asisten pelatih, dan Arief Setyawan sebagai ofisial. (fJr/*/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button