Dorong Pengadaan Transparan dan Efisien, Sekda Karangasem Buka Bimtek E-Purchasing Mini Kompetisi Sektor Konstruksi

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ir. I Ketut Sedana Merta, ST., MT., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Purchasing melalui metode Mini Kompetisi sektor konstruksi yang digelar di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karangasem pada Kamis (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang dan jasa, khususnya pada sektor konstruksi yang memiliki peran vital dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Sekda I Ketut Sedana Merta menegaskan bahwa transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan sebuah keniscayaan yang harus diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan. Ia menyampaikan bahwa penerapan sistem E-Purchasing tidak hanya bertujuan mempercepat proses belanja pemerintah, tetapi juga memastikan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dapat berjalan secara optimal.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Provinsi Bali, Agus Budiartana, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait implementasi Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 93 Tahun 2025. Regulasi tersebut mengatur pelaksanaan E-Purchasing melalui metode Mini Kompetisi, yang menjadi pendekatan baru dalam meningkatkan kualitas dan daya saing penyedia jasa konstruksi.
Para peserta yang terdiri dari pelaku pengadaan jasa konstruksi se-Kabupaten Karangasem tampak antusias mengikuti setiap sesi materi dan diskusi. Mereka mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme mini kompetisi dalam E-Katalog, termasuk perubahan metode pengadaan serta tata cara penayangan produk pada katalog elektronik. Hal ini dinilai penting untuk memastikan para penyedia jasa mampu beradaptasi dengan sistem yang semakin modern dan berbasis digital.
Sekda juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi E-Purchasing sangat bergantung pada kesiapan dan komitmen seluruh pihak, baik dari sisi pemerintah sebagai pengguna maupun penyedia sebagai pelaku usaha. Oleh karena itu, kegiatan Bimtek ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pembelajaran, tetapi juga wadah untuk membangun sinergi dan pemahaman yang sama dalam menjalankan proses pengadaan yang bersih dan profesional.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem optimistis dapat mendorong terwujudnya sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Pemanfaatan E-Katalog dengan metode mini kompetisi diharapkan mampu menghadirkan proses belanja pemerintah yang lebih cepat, aman, dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan di daerah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Karangasem dalam mendukung reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Rno)



