Bupati Gus Par Pimpin Upacara HUT ke-386 Kota Amlapura, Luncurkan LOKA AGUNG dan Desa Siaga TBC sebagai Wujud Pelayanan Nyata untuk Masyarakat

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-386 Kota Amlapura yang digelar Pemerintah Kabupaten Karangasem di Lapangan Tanah Aron, Senin (22/6/2026). Momentum bersejarah ini menjadi refleksi perjalanan panjang Kota Amlapura sekaligus tonggak untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Karangasem yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya luhur.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama mengikuti jalannya upacara dengan penuh penghormatan.
Dalam amanatnya, Bupati Gus Par menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Amlapura tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini merupakan momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para leluhur yang telah meletakkan fondasi pembangunan Karangasem sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab generasi saat ini untuk melanjutkan perjuangan tersebut.
“Perjalanan panjang Kota Amlapura hingga memasuki usia ke-386 tahun merupakan bukti ketangguhan masyarakat Karangasem dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Semangat inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Bupati.
Mengusung tema “Tidak Mudah Tapi Harus Bisa”, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan tantangan sebagai pemicu semangat dalam berkarya dan berinovasi. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kerja keras, kebersamaan, dan keberanian mengambil langkah-langkah strategis demi mewujudkan Karangasem yang Aman, Nyaman, Gigih, Unggul, dan Gemah Ripah Loh Jinawi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya sebagai kekuatan utama di tengah arus modernisasi. Pembangunan yang dilakukan, lanjutnya, harus mampu menghadirkan kesejahteraan tanpa menghilangkan jati diri masyarakat Karangasem yang kaya akan nilai tradisi, adat, dan kearifan lokal.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan HUT Kota Amlapura dilanjutkan dengan peluncuran dua program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program pertama adalah LOKA AGUNG (Layanan Ojek Kemanusiaan Antar Jenazah Gratis untuk Umum), sebuah inovasi pelayanan sosial yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Program ini didukung oleh enam armada kendaraan yang akan beroperasi melalui RSUD Kabupaten Karangasem dan seluruh puskesmas di wilayah Karangasem. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yang sedang mengalami musibah kehilangan anggota keluarga.
Peluncuran LOKA AGUNG menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Karangasem juga meluncurkan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari upaya mempercepat target eliminasi TBC pada tahun 2030. Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari program prioritas pembangunan daerah dalam visi Karangasem AGUNG periode 2025–2029.
Melalui pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC, pemerintah mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan, deteksi dini, pendampingan pasien, hingga edukasi kesehatan yang berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting mengingat TBC masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk penanganannya.
Peluncuran kedua program tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melahirkan inovasi dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Bupati Gus Par mengajak seluruh masyarakat Karangasem untuk terus menjaga semangat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Dengan semangat Tidak Mudah Tapi Harus Bisa, mari kita bergerak bersama, saling menguatkan, dan terus berkarya untuk mewujudkan Karangasem yang semakin maju, sejahtera, berbudaya, dan membanggakan,” tegasnya.
Peringatan HUT ke-386 Kota Amlapura tahun ini pun menjadi simbol optimisme baru bagi Kabupaten Karangasem. Sebuah momentum yang tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menegaskan langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik melalui pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (Rno)



