BeritaDenpasar

Dua Pelajar Bali Lolos Paskibraka Nasional, Koster: Harumkan Nama Daerah

Koster: Harumkan Nama Daerah,Pemprov Bali Fasilitasi Keberangkatan dan Pendampingan Keluarga ke Jakarta

DENPASAR, jarrakposbali.com – Di balik tegapnya barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, selalu tersimpan kisah tentang mimpi, kerja keras, dan pengorbanan. Tahun ini, kebanggaan itu hadir untuk Bali melalui dua pelajar terbaik yang berhasil menembus seleksi nasional. Mereka bukan hanya membawa nama sekolah dan daerah asal, tetapi juga membawa harapan seluruh masyarakat Pulau Dewata untuk berkibar bersama Merah Putih di Istana Negara pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Suasana hangat menyelimuti Jayasabha, Denpasar, ketika Gubernur Bali Wayan Koster menerima I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa SMA Negeri 1 Kuta Utara, Badung, dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani, siswi SMA Negeri 1 Kubu, Karangasem. Keduanya menjadi dua nama yang berhasil lolos sebagai wakil Bali dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional setelah melewati seleksi yang berlangsung sangat ketat.

Dari enam putra-putri terbaik yang dikirim Bali ke tingkat pusat, hanya satu putra dan satu putri yang berhasil mengamankan tempat. Sebuah pencapaian yang lahir dari latihan panjang, disiplin tinggi, dan tekad yang tidak pernah surut.

Selama 40 hari ke depan, keduanya akan menjalani pendidikan dan pelatihan di Depok sebelum mengemban tugas kenegaraan mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi Gubernur Wayan Koster, keberhasilan itu bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat Bali. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan penuh, mulai dari bantuan biaya pendidikan dan pelatihan, keberangkatan, hingga akomodasi keluarga yang mendampingi ke Jakarta.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani yang tumbuh bersama ibunya setelah ditinggal sang ayah. Gubernur memastikan sang ibu tidak berangkat seorang diri, melainkan didampingi anggota keluarga lain, dengan seluruh biaya perjalanan dan penginapan ditanggung Pemerintah Provinsi Bali. Bahkan, kedua siswa juga menerima uang saku langsung dari Gubernur sebagai bentuk dukungan dan apresiasi.

“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Bali. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga disiplin, integritas, dan laksanakan tugas negara dengan penuh tanggung jawab agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” tegas Gubernur Bali Wayan Koster.

Ketika Merah Putih berkibar di langit Ibu Kota pada Hari Kemerdekaan nanti, akan ada kebanggaan yang ikut berkibar dari Bali. Di balik langkah tegap dua pelajar ini tersimpan doa keluarga, dukungan pemerintah, dan harapan masyarakat. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa mimpi besar selalu berawal dari kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk terus melangkah. Dari Badung dan Karangasem menuju Istana Negara, mereka bukan sekadar pengibar bendera, tetapi juga wajah generasi muda Bali yang siap mengabdi untuk Indonesia.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button