
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Muay Thai (MI) Buleleng yakin bahwa mereka dapat membawa pulang emas pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali nanti.
Para atlet MI Buleleng akan diuji kehebatan serta ketangguhannya pada gelaran Porprov Bali XV/2022.
Hal ini karena cabang olahraganya resmi dipertandingkan pada hajatan olahraga multi event regional yang akan digelar pada bulan November 2022 nanti.
Buleleng dengan segudang atlet berprestasi bakal bertekad memasang target juara umum pada ajang tersebut.
Bukan tanpa alasan, pasalnya dari berbagai kejuaraan, Buleleng tetap menjadi yang teratas dari delapan kabupaten/kota lainnya di Pulau Dewata.
[irp]Yakin dulang emas untuk Buleleng
Ketua Umum Pengkab Muay Thai Indonesia Buleleng, Jro Nyoman Arya Astawa; yakin bahwa MI akan menjadi mesin pendulang emas untuk Kabupaten Buleleng.
Nomor tanding menjadi andalan kontingen Gumi Den Bukit untuk berlaga di bulan November nanti.
“PR terbesar adalah mempertahankan juara umum,” ujar Ketua Umum Pengkab Muay Thai Buleleng saat dikonfirmasi.
“Beberapa kali kita turun di nomor eksebishi pada Porprov dan terakhir kejuaraan di Klungkung kita berhasil membawa pulang medali terbanyak,” terangnya.
“Saya minta kepada pengurus untuk bisa mempertahankan bahkan meningkatkan capaian dari sebelumnya,” ungkap pria yang akrab disapa Mang Dauh.

Dengan jargon KONI Buleleng yakni “Small is Gold”, Muay Thai Buleleng siap menjawab tantangan yang diberikan.
Tak hanya berkomitmen memborong emas saat Porprov melalui nomor tarung, tapi juga menargetkan merebut medali dari nomor wai kru atau seni yang selama ini sering terlepas.
“Wai kru juga sangat menjanjikan. Kita punya waktu tiga bulan lebih, dan saya sudah koordinasikan dengan bimpres dan pelatih,” ucap Mang Dauh.
“Hasil kemarin terus kita jadikan evaluasi. Kami mohon dukungannya,” imbuh Ketum MI Buleleng itu.
[irp]Tetap intens lakukan latihan
Sementara itu, Ketua Bimpres MI Buleleng, Gede Sudarma; menjelaskan bahwa saat ini tim MI Buleleng tengah meningkatkan intensitas latihan dalam sepekan.
Hal ini tentu untuk mengulang kesuksesan berbagai ajang kejuaraan yang pernah diraih, sehingga pengurus enggan mengendurkan porsi dan beban latihan.
“Latihan seminggu empat kali, program jangka pendek dalam sehari latihan ditingkatkan empat kali pagi, siang sore dan malam,” tegas Gede Sudarma.
[irp]Dengan adanya upaya keras pengurus dan juga atlet, Ketua Bimpres MI berharap kuota pada cabornya lebih diperhitungkan dan dimaksimalkan KONI Buleleng.
Berkaca dari berbgai kejuaraan, menurutnya Muay Thai dapat mempersembahkan medali emas di atas rata-rata yang mampu mendongkrak rangking pada perolehan medali Buleleng di Porprov.
Porprov Bali 2022 akan digelar secara gotong royong, dan Kabupaten Gianyar menjadi venue Muay Thai dengan 18 nomor pertandingan. (fJr/JP)



