BeritaBulelengDaerahOlahraga
Trending

Atlet Seni Bela Diri Buleleng Gelar TC di Bukit

Menuju Porprov Bali November 2022

SINGARAJA, jarrakposbali.com – Menuju Porprov Bali 2022, atlet seni bela diri kontingen Buleleng gelar TC di bukit.

Seluruh atlet cabang olahraga (cabor) yang bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tengah sibuk.

Mereka kini tengah menjalani Training Center (TC) atau pemusatan latihan, seperti cabor seni bela diri yakni Muaythai dan Wushu Buleleng.

Sebanyak 28 atlet yang tergabung dalam tim definitif Kontingen Buleleng Porprov Bali 2022 itu tak ingin berpangku tangan.

Tak tanggung-tanggung, para atlet tersebut diajak melakukan TC di Bukit Kursi Pemuteran, Sumberkima Hill dan Puncak Gunung Beratan, Gerokgak.

Ini tentu untuk memantapkan kondisi fisik mereka sebelum nantinya bertanding pada Porprov Bali November nanti.

TC di alam bebas itu berlangsung selama dua hari di wilayah Buleleng Barat, pada tanggal 1-2 Oktober 2022.

Walaupun TC dilakukan di alam bebas, namun seluruh atlet mampu mengikuti materi latihan yang diberikan.

Hal itu disampaikan Ketua Pembina Prestasi (Binpres) Muaythai Indonesia (Pengkab MI) Buleleng, Gede Sudarma.

Sebagai pelatih yang dikenal memiliki konsentrasi pada peningkatan fisik atlet, Sudarma memberikan porsi latihan berat guna meningkatkan kekuatan anak asuhnya.

“Kita dorong daya tahan fisik atlet sampai maksimal hingga gelaran Porprov Bali, sehingga atlet tidak ragu terhadap kondisi fisiknya,” ujarnya pada Minggu, 2 Oktober 2022.

“Setiap harinya, atlet menggelar dua kali latihan yakni pagi dan sore, berlari mendaki,” ungkapnya.

Agar atlet tidak bosan

Selain itu, Pelatih Muaythai dan Wushu Buleleng, Gede Buda; menjelaskan bahwa TC lintas alam dilakukan agar atlet tidak bosan.

Hal ini lantaran pelatihan yang sering dilaksanakan di Pusdiklat MI Buleleng.

Sehingga untuk menambah semangat dan gairah atlet, maka lereng perbukitan di Kecamatan Gerokgak dipilih sebagai tempat menempa fisik.

Ia juga menyebutkan bahwa dari penilaian tim pengurus, kondisi kesiapan petarung Buleleng hampir maksimal.

“Disiplin atlet kita jaga agar semangat meraih target medali tetap terjaga,” imbuhnya.

Kedua cabor seni bela diri ini ditargetkan mampu menyumbang masing-masing empat emas untuk Kabupaten di Bali Utara itu. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button