Cuaca Buruk di Selat Bali, Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Tutup Hampir Tiga Jam

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Cuaca buruk kembali melanda perairan Selat Bali, siang tadi hingga sore hari. Akibatnya pihak pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah Xll Bali-Nusa Tenggara harus menutup sementara pelabuhan.
Hujan disertai anggin kencang di Selat Bali, terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Semakin lama kecepatan angin semakin bertambah hingga mencapai 27 sampai 35 knot.
Lantaran membahayakan pelayaran, BPTD memutuslan menutup penyebrangan mulai pukul 14.40 Wita. Sejumlah kapal yang sedang bongkar muatan diminta jangan muat dulu, hingga cuaca kembali membaik.

“Cuaca sangat buruk, anggin bertiup sangan kencang. Karena membahayakan pelayaran, prlabuhan kami tutup sementara,” ujar Kasatpel BPTD pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan, Selasa (22/3/2023) malam.
Setelah penyebrangan ditutup, kendaraan yang akan menyebrang ke Jawa harus menunggu di parkir pelabuhan. Beruntung sekitar pukil.17.00 Wita, angin mereda dan BPTD memutuskan membuka kembali penyebrangan.
“Setelah dibuka, penyebrangan di Selat Bali normal kembali. Kami juga menghimbau agar para nahkoda kapal selalu waspada terhadap cuaca di Selat Bali yang sewaktu-waktu bisa berubah,” pungkasnya.(ded)



