Dinas PUPR Bangli Siapkan Infrastruktur Jalan Menunjang Sektor Pariwisata

BANGLI, jarrakposbali.com ! Dinas PUPR Kabupaten Bangli saat ini mengemban beberapa misi, diantaranya memperkuat pembangunan instratruktur guna mendukung akses dan pelayanan publik.
misi ini tentunya untuk mendukung program-program pemerintah secara berkeseluruhan yang berujung untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Kadis PUPR Bangli I Dewa Ketut Widnyana Maya, saat ditemui redaksi jarrakposbali akhir pekan lalu di ruang kerjanya.
Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk mewujudkan visi pemerintah Kabupaten Bangli dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bangli, Nyoman Sedana Arta dan Wayan Tiar yang sudah tertuang dalam LPJM daerah Kabupaten Bangli.
“Visi itu adalah Nangun Satkerti Loka Bali di Bangli, bagi pola pembangunan semesta berencana, untuk mewujudkan Bangli Era baru,” terangnya.
Jadi menurutnya, Dinas PUPR merupakan dinas yang melaksanakan program-program di bidang PU, seperti sanitasi, jalan, renase, air limbah, sistem pengolahan air bersih dan lainnya.
“Termasuk dalam kapasitas tugas pada tata ruang serta untuk pengelolaan pembangunan kawasan permukiman,” ujarnya.
Dinas PUPR menurut Dewa Widnyana, sudah banyak menyiapkan program-program, Intinya yang berujung kepada penyiapan imprastruktur yang kuat guna mendukung akses dan layanan publik tersebut.
Dinas PUPR juga sebagai insitusi untuk mendorong peningkatan APBD secara langsung atau tidak langsung, selalu berupaya terus menerus agar potensi-potensi di Bangli bisa terdorong dengan baik.
Untuk strategi ke depannya, pihaknya berupaya meningkatkan imprastruktur yang berguna untuk mendukung sektor-sektor lain.
Pihaknya selalu melihat peluang potensi program yang ditetapkan oleh pemerintah atasan, baik itu dari pusat maupun provinsi melalui program-program dana-dana bantuan PKK, dana-dana bantuan DHK maupun yang sifatnya reguler dan program-program baru.
Dewa Widnyana menambahkan, pihaknya juga menggerakkan potensi yang dimiliki tersebut dari pendanaan APBD Kabupaten. Untuk ini, pihaknya berupaya mengakses perogram DHK di bidang kepariwisataan.
Mengingat, DHK kepariwisataan ini menyangkut jalan kemudian menyangkut tentang perjalanan itu sendiri, IKM, Perdagangan dan Lingkungan Hidup.
Pihaknya akan memaksimalkan bagian jalan. Kegiatan-kegiatan tersebut didorong kedepannya, terutama bagian struktur jalan ini bisa menjadi bagian untuk mendukung akses layanan dari sektor kepariwisataan tersebut.
Untuk memaksimalkan kegiatan struktur jalan, pihaknya menjalankan dengan beberapa UPT di bawa kordinasi dari Bapeda. Pihaknya berharap hal ini menjadi satu satu kegiatan untuk mendukung peningkatan dan pengembangan di sektor pariwisata.(ded)



