Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113
Dari Niti Mandala, Semangat Toleransi dan Kerukunan Digemakan Bersama

DENPASAR, jarrakposbali.com – Pagi di Lapangan Niti Mandala Renon terasa lebih hidup. Iringan marching band berpadu dengan tarian tradisional, mengantar ribuan langkah keluarga besar Muhammadiyah Kota Denpasar dalam Jalan Sehat Semarak Milad Muhammadiyah ke-113. Di tengah suasana penuh warna itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa secara resmi melepas peserta, Minggu (14/12/2025).
Kegiatan jalan sehat ini menjadi ajang kebersamaan lintas usia. Dari anak-anak hingga orang tua, semua larut dalam semangat sehat dan silaturahmi. Wawali Arya Wibawa hadir didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar AAN. Gede Darma Putra Atmadja dan Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati. Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Denpasar disambut hangat Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar Tatang Wisnu Wardhana beserta jajaran.
“Pemkot Denpasar tentu mendukung setiap kegiatan positif masyarakat. Jalan sehat ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga ruang memperkuat silaturahmi,” ujar Arya Wibawa.
Lebih dari sekadar olahraga, jalan sehat ini membawa pesan kebersamaan. Arya Wibawa menilai kegiatan seperti ini menjadi cermin toleransi dan gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat Kota Denpasar. Nilai tersebut sejalan dengan semangat hidup berdampingan yang selama ini dijaga.
“Melalui kegiatan ini, kita menggemakan semangat toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai Vasudhaiva Kutumbakam,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Kota Denpasar Tatang Wisnu Wardhana menjelaskan bahwa Milad ke-113 mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Rangkaian acara dirancang inklusif dan membumi, mulai dari pentas seni, bazar UMKM, hingga penggalian dana solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera.
“Jalan sehat ini diikuti ribuan peserta keluarga besar Muhammadiyah. Kami ingin Milad ini memberi manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas,” ungkap Tatang.
Ia juga menekankan bahwa hubungan Muhammadiyah dengan lintas elemen masyarakat dan pemerintah selama ini terjalin baik. Sinergi tersebut terutama terlihat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan bersama secara berkelanjutan.
“Kehadiran langsung Bapak Wawali menjadi dukungan nyata bagi kami. Komitmen kami jelas, terus bersinergi dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya.
Ketika langkah demi langkah peserta meninggalkan lintasan, semangat kebersamaan itu tetap tinggal. Dari Niti Mandala Renon, Milad Muhammadiyah ke-113 tidak hanya dirayakan dengan gerak dan tawa, tetapi juga dengan pesan kuat tentang toleransi, kerukunan, dan kepedulian sosial yang terus hidup di Kota Denpasar.(JpBali).



