Karangasem

Sambut HUT Kota Amlapura ke-386, Dekranasda Karangasem Perkuat Daya Saing IKM Lewat Kurasi Produk Unggulan Daerah

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Dalam upaya menghadirkan pameran berkualitas sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk lokal, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan kurasi terhadap sejumlah Industri Kecil Menengah (IKM) dan pengrajin unggulan daerah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, bersama jajaran anggota Dekranasda serta Dinas Perindustrian, UKM dan Perdagangan Kabupaten Karangasem, Senin (25/5/2026).

Kurasi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan menyambut Pameran Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke-386 Tahun 2026. Tidak hanya bertujuan menyeleksi produk terbaik yang akan ditampilkan pada pameran, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang semakin kompetitif, inovatif, dan bernilai ekonomi tinggi.

Kegiatan kurasi dilaksanakan di beberapa sentra kerajinan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dengan menyasar Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Rendang sebagai daerah yang dikenal memiliki potensi kerajinan dan tenun tradisional unggulan. Tim kurasi mengunjungi sejumlah pelaku usaha, di antaranya IKM Arix Songket, Seribek Songket, serta para pengrajin bokor kuningan dan perak yang berada di Desa Rendang.

Pada kunjungan ke sentra kerajinan bokor kuningan dan perak di Desa Rendang, tim kurasi mengapresiasi kualitas pengerjaan yang dinilai sangat baik, rapi, dan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang menjadi identitas produk. Keahlian para pengrajin dalam mengolah logam menjadi berbagai bentuk bokor dan perlengkapan upacara adat menunjukkan bahwa warisan keterampilan turun-temurun masih terjaga dengan baik hingga saat ini.

Meski demikian, Dekranasda memberikan sejumlah masukan konstruktif agar produk-produk tersebut tidak hanya diminati untuk kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penguatan strategi pemasaran, pengembangan desain yang lebih variatif tanpa meninggalkan unsur tradisional, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi yang lebih efektif.

Sementara itu, pada kunjungan ke IKM Arix Songket di Kecamatan Sidemen, tim kurasi menilai produk tenun endek dan songket yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik. Motif-motif yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya Karangasem dan menunjukkan keterampilan tinggi para penenun dalam menghasilkan karya bernilai seni. Keunikan motif serta ketelitian dalam proses penenunan menjadi kekuatan utama yang berpotensi menarik minat pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan dan konsumen dari luar daerah.

Untuk mendukung pengembangan usaha, tim kurasi memberikan berbagai rekomendasi, mulai dari eksplorasi kombinasi warna yang lebih adaptif terhadap tren pasar, peningkatan kualitas kemasan produk, hingga penguatan identitas merek (branding) agar produk memiliki karakter yang lebih kuat dan mudah dikenali oleh konsumen.

Penilaian positif juga diberikan kepada IKM Seribek Songket yang selama ini dikenal konsisten menghasilkan produk tenun songket berkualitas. Motif khas yang sarat makna budaya serta detail pengerjaan yang presisi menjadi nilai tambah yang membedakan produk tersebut dari daerah lain. Tim kurasi mendorong adanya inovasi motif, pengembangan produk turunan berbasis tenun, serta peningkatan pemasaran digital guna memperluas akses pasar dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

Ketua Dekranasda Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menegaskan bahwa kegiatan kurasi bukan semata-mata proses seleksi produk untuk pameran, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas para pelaku IKM lokal. Melalui pembinaan yang tepat, diharapkan para pengrajin mampu terus berinovasi tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas produk Karangasem.

Menurutnya, produk-produk kerajinan dan tenun tradisional Karangasem memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi komoditas unggulan daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, Dekranasda, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan agar produk lokal mampu bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Melalui kegiatan kurasi ini, Dekranasda Kabupaten Karangasem berharap pameran HUT Kota Amlapura ke-386 nantinya tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat. Dengan kualitas produk yang terus meningkat, inovasi yang berkelanjutan, serta penguatan pemasaran, para pengrajin dan pelaku IKM Karangasem diharapkan semakin maju, mandiri, dan mampu membawa nama Karangasem ke tingkat nasional bahkan internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi kebanggaan bersama. (Rno)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button