Kodim 1623/Karangasem Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana Di Desa Jungutan Kecamatan Bebandem

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com |Dalam menanggulangi tanggap bencana yang sering terjadi di masyarakat, Kodim 1623/Karangasem Triwulan III Ta. 2021 telah dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terhadap kesiapsiagaan tanggap Bencana di Kantor Desa Jungutan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem. Jumat, 10 September 2021.
Dalam sosialusasi kepada masyarakat tersebut mengambil Tema Bersama TNI Meningkatkan Kesadaran Dan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Terjadinya Bencana Alam yang di ikuti 25 orang.
Tema tersebut diambil karena sudah relevan dengan keadaan alam di wilayah Karangasem, Gunung Agung yang setiap saat akan mengalami keadaan yamg berubah sesuai dengan status dan levelnya. Umpamanya dari level yang selama ini dalam pemantauan tidak menutup kemungkinan ke kondisi siaga. Hal inilah yang menjadi acuan bahwa sudah selayaknya untuk disosialisasikan dalam bentuk tanggap bencana.

Hadir dalam sosialidasi tersebut, Kalak BPBD Ida Ketut Arimbawa beserta 2 orang anggota, Staf Ter Kodim 1623/Karangasem Pelda I Komang Pujawan, Koordinator Posar Basarnas Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Eka beserta 2 orang anggota, Babinsa Desa Jungutan Pelda I Kadek Suadnyana, Bhabinkamtibmas Desa Jungutan Aiptu I Ketut Wartama, dan Warga Desa Jungutan
Narasumber yang menyampaikan tanggap bencana kepada masyarakat oleh Kodim 1623/Karangasem dan atas perintah dari Komandan Kodim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa, untuk berkoordonasi langsung kepada Kalak BPBD Ida Ketut Arimbawa untuk menyampaikan tentang tanggap bencana.

Disampin itu hadir juga Koordinator Posar Basarnas Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Eka, Dinas Sosial Kabupaten Karangasem Bapak Edi Kusuma
Dalam Pembukaan kegiatan Kalak BPBD Ida Ketut Arimbawa menyampaikan, “hari ini kita akan melaksanakan sosialisasi tanggap bencana yang diselenggarakan oleh Kodim 1623/Karangasem,
adapun beberapa materi yang disampaikan tentang menghadapi bencana alam sebagai Gambaran umum kebencanaan di Kabupaten Karangasem, Kesiapsiagaan dimulai dari Mitigasi bencana, Gempa bumi Erupsi gunung api, dan Tanah Longsor”, ujarnya.

Lebih lanjut dari Basarnas menyampaikan materi terkait Peran basarnas dalam penanganan bencana tentang pemetaan daerah berpotensi rawan bencana yang memiliki tugas pokok kantor sar, melaksanakan tindakan awal, Hakekat Sar dan Filosofi sar.
Berikutnya, terkait dengan Bencana, meliputi materi Jenis bencana, bencana alam dan bencana non alam dan bencana sosial, Siklus bencana, Operasi sar (pelaksanaan operasi sar sesuai aturan dilaksanakan selama 7 hari serta Jenis evakuasi.
Pemberian materi terakhir diisi oleh dinas sosial kabupaten Karangasem, terkait menghadapi pra bencana, saat bencana dan pasca bencana. /je



