
GIANYAR, jarrakposbali.com – Kori Maharani Villas and Resort terasa lebih hidup selama dua hari penyelenggaraan outbound bagi kepala satuan PAUD Kabupaten Gianyar. Suasana pagi yang tenang sering kali menjadi latar bagi diskusi ringan para peserta mengenai tugas mereka di sekolah masing-masing. Kegiatan ini memberi ruang bagi mereka untuk menjeda rutinitas dan kembali melihat peran kepemimpinan dari sudut pandang yang lebih segar.
Kegiatan outbound digelar pada 9 sampai 10 Februari 2026. Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar merancangnya sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas yang selama ini menjadi fokus pendampingan Bunda PAUD setempat. Peserta berasal dari kepala TK, pengelola kelompok bermain, dan pengelola TPA. Mereka mengikuti rangkaian aktivitas yang dirancang untuk menumbuhkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta sikap profesional dalam memimpin satuan pendidikan.
“Menjalankan peran sebagai pemimpin di PAUD memerlukan kedewasaan dalam bersikap dan kemampuan melihat kebutuhan anak secara menyeluruh,” ujar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra.
Pada beberapa sesi, peserta tampak saling berbagi pengalaman tentang tantangan yang sering muncul di lapangan. Kadang muncul cerita mengenai dinamika guru, kadang soal kolaborasi dengan orang tua. Pendekatan kegiatan yang bersifat reflektif membantu mereka menemukan cara kerja yang lebih efektif. Di banyak kasus, diskusi kelompok kecil menjadi ruang aman untuk mencoba merumuskan langkah baru agar setiap satuan PAUD mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Setiap pemimpin perlu menjaga kekompakan tim. Sikap terbuka pada masukan menjadi bekal penting untuk membangun suasana kerja yang sehat,” ujar Dayu Surya.
Kegiatan ditutup pada 10 Februari dengan suasana penuh keakraban. Banyak peserta menyampaikan harapan agar pembelajaran yang mereka dapatkan dapat diterapkan segera setelah kembali ke sekolah masing-masing. Pada akhirnya, outbound ini memberi ruang bagi para pemimpin PAUD Gianyar untuk menata ulang cara mereka memimpin sekaligus memperkuat komitmen pada pendidikan anak usia dini yang berkualitas.(JpBali).



