BeritaDaerahGianyar

Satgas MBG Gianyar Inspeksi SPPG, Pastikan Kelayakan dan Mutu Makanan

GIANYAR, jarrakposbali.com – Kualitas makanan, kebersihan dapur, hingga ketepatan pemenuhan gizi menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di balik setiap hidangan yang disajikan kepada penerima manfaat, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan makanan diproduksi secara higienis, aman dikonsumsi, serta memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

Melalui Satuan Tugas (Satgas) MBG, Pemkab Gianyar turun langsung melakukan inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, Jumat (6/11/2026). Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan menyeluruh terhadap kesiapan operasional sekaligus kualitas pelayanan dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, yang juga menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, menegaskan bahwa inspeksi dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Daerah.

Menindaklanjuti ketentuan tersebut, Pemkab Gianyar membentuk lima tim yang diterjunkan langsung untuk memeriksa SPPG di seluruh wilayah kabupaten. Pemeriksaan ini diarahkan untuk memastikan setiap unit pelayanan memiliki kesiapan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Atas arahan pimpinan, kita laksanakan inspeksi dan penilaian kesesuaian SPPG hari ini,” ujar Pasek Lanang Sadia.

Dalam pelaksanaannya, setiap tim melakukan penilaian berdasarkan 14 indikator kelayakan operasional SPPG. Pemeriksaan mencakup kelengkapan fasilitas, kesiapan operasional, serta kualitas dan kesesuaian menu makanan yang disediakan.

Pengawasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyediaan makanan bergizi berjalan secara terukur. Hasil pemeriksaan juga akan menjadi bahan evaluasi terhadap penyelenggaraan MBG di Kabupaten Gianyar.

“Seluruh hasil inspeksi dan penilaian tersebut selanjutnya akan dihimpun dan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk pelaporan sekaligus bukti pelaksanaan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Gianyar,” terang Pasek Lanang Sadia.

Pemkab Gianyar menaruh perhatian pada setiap tahapan pelayanan SPPG, mulai dari kesiapan operasional hingga makanan diterima oleh penerima manfaat. Evaluasi secara langsung di lapangan diharapkan mampu menjaga konsistensi standar pelayanan dan mendukung pelaksanaan program sesuai ketentuan.

Sementara itu, Koordinator Tim 4, Dewa Oka Harimbawa, yang juga menjabat Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, menjelaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada aspek penting dalam proses penyelenggaraan makanan bergizi.

Tim melakukan penilaian terhadap proses pengolahan makanan, sterilisasi tempat dan peralatan, pengemasan, pendistribusian, hingga pemenuhan standar kebutuhan gizi dalam setiap menu. Aspek pengelolaan limbah turut menjadi perhatian agar aktivitas operasional SPPG tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Kami ingin memastikan makanan yang diproduksi tidak hanya memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Selain itu, limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan,” jelas Dewa Oka Harimbawa.

Inspeksi ini menjadi langkah konkret Pemkab Gianyar dalam memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui pemeriksaan berbasis indikator dan evaluasi langsung di lapangan, setiap SPPG diharapkan mampu menjaga standar pelayanan secara konsisten.

Pada akhirnya, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh tersedianya makanan bagi masyarakat, tetapi juga oleh jaminan kualitas, keamanan pangan, kecukupan gizi, serta tata kelola pelayanan yang bertanggung jawab. Pemkab Gianyar pun terus mendorong agar setiap SPPG menjalankan fungsinya secara optimal, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh penerima manfaat.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button