1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: BULELENG LANDAI, DUA HARI 6 PASIEN CORONA SEMBUH

3 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Tampaknya dibukanya Kembali aktivitas kehidupan masyarakat yang dikenal dengan sebutkan tatanan kehidupan era baru atasu new normal oleh Gubernur Bali berpengaruh positif bagi perkembangan virus corona (COVID-19).

Situasi landau terjadi di Kabupaten Buleleng. Sebagai bukti dalam dua hari terakhir terjadi lonjak pasien OCIVD-19 sembuh yang sangat menggembirakan. Sebanyak 6 pasien COVID-19 yang sembuh dalam dua hari terakhir ini.

Seperti disampikan Sekretaris GTPP COVID-19 Kabupaten Buleleng, Drs Gede Suyasa, M.Pd, menjelaskan bahwa jumlah pasien sembuh pada Jumat (10/7/2020) sebanyak tiga orang yakni pasien dengan kode PDP-120, PDP-121, dan PDP-122.

PDP-121 dan PDP-122 sebelumnya terpapar COVID-19 dari kasus transmisi lokal yang terjadi pada satu keluarga di salah satu lingkungan di Kecamatan Buleleng. Keduanya menjalani masa isolasi diwaktu yang bersamaan yakni pada tanggal 3 Juli lalu. Kemudian dirawat selama tujuh hari dan juga secara bersamaan dinyatakan sembuh setelah melakukan swab test sebanyak empat kali, swab ketiga dan keempat negatif. “Sehingga hari ini keduanya boleh pulang, begitu juga dengan PDP-120,” jelasnya.

Kabar gembira itu Kembali terjadi Sabtu (11/7/2020) hari ini. Suyasa Kembali menyebutkan bahwa hari ini juga terdapat tiga pasien yang sembuh. Mereka adalah pasien dengan kode PDP 112, PDP 125, dan PDP 126.

Baca Juga :  PENGHARGAAN: LAMPAUAI CAPAIAN PUSAT, PEMKAB BULELENG RAIH PENGHARGAAN BPS

PDP 112 merupakan pasien yang berasal dari Kecamatan Seririt. PDP 112 sempat kontak dengan PDP terkonfirmasi positif sebelumnya yaitu PDP 104 yang tertular dari PDP 80 yang merupakan sopir Jawa-Bali. “Dirawat selama 15 hari dengan menjalani delapan kali tes swab. Tes swab ke tujuh dan delapan hasilnya negatif,” jelasnya.

Kemudian PDP 125 berasal dari Kecamatan Buleleng. Ia adalah hasil tracing yang kemudian ditemukan sempat kontak erat dengan PDP kasus Denpasar. PDP kasus Denpasar memiliki hubungan keluarga dengan PDP 125 ini. Dirawat selama empat hari dan menjalani tes swab sebanyak empat kali. Tes swab ketiga dan keempat hasilnya negatif. “Terakhir, adalah PDP 126 yang juga keluarga dari kasus Denpasar. Dirawat selama empat hari juga, empat kali tes swab dan tes ketiga serta keempat hasilnya negati,” ujar Gede Suyasa.

Suyasa menambahkan dengan fakta dan data seperti ini, merupakan hal yang mengalami perkembangan cukup baik. Pihaknya berharap, makin hari, makin banyak yang sembuh. Masyarakat umum juga diharapkan menghindari peluang tertular Covid-19. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. “Tetap pakai masker, cuci tangan sesering mungkin baik itu dengan air mengalir maupun hand sanitizer, dan jaga jarak fisik,” imbuhnya.

Baca Juga :  NEW NORMAL MEMBUKA HARAPAN BARU UNTUK PULIHKAN KONDISI EKONOMI NASIONAL

Sementara itu, data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif di Buleleng sebanyak 104 orang, sembuh secara kumulatif 96 orang, dalam perawatan sebanyak tujuh orang dan satu orang di rujuk ke Denpasar. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif secara kumulatif sebanyak 25 orang, PDP terkonfirmasi tujuh orang dan PDP yang dirawat sebanyak tiga orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 124 orang, tidak ada ODP yang masih di pantau, selesai masa pantau 114 orang dan ODP terkonfirmasi 10 orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 2.033 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.813 orang, sedangkan OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 133 orang, dirawat di Giri Emas tidak ada, dan OTG terkonfirmasi 87 orang.

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 4.185 orang dengan rincian 4.185 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan tidak ada yang masih dipantau.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *